Draft Proposal


Draft Proposal
Intergasi Ruang Sosial Ekonomi Wilayah Perkotaan Unmanage Growth
(Spatial Integration of Social Economy Unmanage Growth of Regional Urban)

Mochamad Rosul
Department of Urban and Regional Planning
Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA)
Semarang Indonesia

Abstrak

Saat ini Negara maju dan berkembang menghadapi permasalahan perkembangan yang kompleks. Perbedaan latar belakang histories, social, ekonomi, cultural, politik, dan teknologi yang berbeda maka permasalahan yang muncul di kota-kota Negara maju berbeda dengan permasalahan di negara berkembang. Namun demikian ada masalah serius baik dialami oleh Negara maju maupun berkembang yaitu mengenai perkembangan spasial kota-kota yang ada khususnya kota menengah dan besar. Permasalahan berkaitan dengan perkembangan spasial kota yang tidak terkendali (unmanaged growth) sebagai akibat yang tak terelakkan dari peristiwa urban sprawl.
Perkembangan spasial kota urban sprawl yang tidak terkendali diyakini merupakan pemicu munculnya permasalahan lingkungan baik lingkungan biotik, abiotik, social, cultural, ekonomi, pada masa sekaran maupu yang akan datang. Perkembangan yang tidak terkendali bukan berarti bahwa kota dan daerah sekitar tidak mempunyai konsep tata ruang/tata spasialnya. Hampir semua kota mulai kecil, menengah, hingga besar mempunyai konsep tata ruang. Namun kebanyakan konsep rencana tata ruang yang sangat bagus, sistematik, dan terstruktur dalam tampilan studio tetapi dalam kenyataan di lapangan, merumuskan konsepnya sendiri tanpa konsultasi dengan rumusan konsep yang telah ada di dalam studio. Kesenjangan inilah yang memunculkan konsep unmanaged growth. Salah satu bentuk munculnya kesenjangan ini adalah munculnya permukiman liar (squatter) dan slum baru di pinggiran kota.
Studi ini bertujuan untuk (1) mengetahui factor-faktor penyebab terjadinya kesenjangan antara konsep ideal yang teah dirumuskan dengan gejal-gejala factual di lapangan, (2) menemukan berbagai macam teknik manajemen spasial yang selama ini ada dan diaplikasikan di Negara maju untuk mengendalikan dan mengelola perkembangan spasial. Metode yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah dengan melakukan komparasi rencana tata ruang dengan realitas yang ada di lapangan. Diperlukan contoh beberapa lokasi yang ada di lapangan dan menemukan konsep idealnya dalam rencana tata ruangnya. Upaya menemukan penyebab terjadinya kesenjangan dicapai dengan studi literatur mengenai konsep dan teori dengan studi tentang kebijakan, wawancara stake holder baik masyarakat maupun pemerintah. Analisis ini akan lebih akurat dengan bantuan sistem informasi geografis (SIG) dengan teknik overlay.
Hasil yang diharapkan dari studi ini adalah (1) menemukan factor-faktor penyebab terjadinya kesenjangan antara konsep ideal rencana tata ruang di Negara maju dengan berkembang antara konsep dan realita, (2) diketahuinya konsep manajemen spasial upaya pengendalian dan mengelola spasial baik Negara maju maupun berkembang.

Kata kunci: urban sprawl, unmanaged growth, komparasi, urban.